BUMDES WangunJaya Diduga Bangkrut Kena Korona

Bogor.Topbogor.com. Menurut sumber dari cecek sebagai ketua bebearapa hari yang lalu BUMDES pada topbogor.com mengatakan bahwa dana BUMDES “di awal tahun 2017 bermodal dari dana desa 50 juta untuk legalitas dan sewa kantor dan tahun 2018 dapat modal lagi 150 juta untuk membeli sound system dan yang membeli Aep sebagai bendahara agar dapat disewakan pada hajatan warga tapi selanjutnya saya mengundurkan diri sebagai ketua karena pambelian sound system itu bukan hasil musyawarah dan setelah itu saya tidak tahu siapa pengurusnya kata cecek, cuma pernah mendengar semua anggaran yang keluar

Dikatakannya lagi bahwa pada tahun 2019 dapat modal lagi dari dana desa (DD) 250 juta untuk membeli mobil pick up bekas seharga 70 juta dan hingga saat ini mobil tersebut masih atas nama pemilik yang lama dan sisanya untuk usaha material dengan cara apabila ada warga yang pesan bahan bangunan baru dibelanjakan
ketidak jelasan usaha bumdes wangun jaya membuat warga menjadi tanda tanya dan disebabkan juga keterangan cecek sungguh sangat tidak masuk akal kalau seperti begitu cara mengelola BUMDES bisa menjadi maju, bahkan bisa jadi BUMDES Wangun jaya sudah bangkrut, kata warga setempat yang tak mau disebut namanya.

Konfirmasi pada kasie Ekbang kecamatan Leuwisadeng diwakili oleh eva mengatakan ” kami tidak tahu tentang BUMDES wangun jaya karena tidak pernah diundang kalau ada acara laporan pertanggung jawaban kepada masyarakat setiap tahunnya oleh pihak desa” konfirmasi pada Aep selaku Bandahara BUMDES mengatakan tidak tahu lagi karena sudah tidak para pengurus bumdes sudah diganti. sepertinya semua pada cuci tangan dan tutup mulut bagaikan tertular virus korona.

Konfirmasi pada ketua BPD Muhi dapat dikatakan sebagai pengawas kegiatan bumdes tapi tidak dapat dijumpai.

(team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish