Diduga Tidak Miliki AMDAL PT HRG Rusak Lingkungan.

leuwisadeng.Topbogor.com. PT Hafitz Ruseta Grup perusahaan Lahan hijau atau yang selalu disebut warga kebun kurma wangun jaya dituding merusak eksplorasi lingkungan karena setelah adanya perusahaan tersebut kp Setu apabila hujan selalu kebanjiran karena menurut warga setempat bahwa dua aliran sungai yang dari dahulu melintas dilahan yang sebelum dibeli perusahaan tersebut, tapi sekarang dua aliran sungai dijadikan satu dengan cara ditutup atau diurug sehingga luapan air tidak tertampung oleh sungai tersebut dan akibatnya dapat merusak persawahan warga.

Ketika konfirmasi ke Dinas PUPR, Kabid Tata Ruang mengatakan perusahaan tersebut diduga belum mengatongi SITE PLAN dan AMDAL ( analisis mengenai dampak lingkungan ) juga tidak memasang plang nama , mungkin menurut warga untuk menghindari dari tagihan pajak reklame, padahal setiap perusahaan seharusnya memasang plang nama perusahaannya.

Topbogor konfirmasi pada pihak perusahaan tapi sulit untuk minta klarivikasinya atas tudingan warga tersebut karena selalu tidak berada ditempat dan yang ada hanya perwakilannya saja “ocang” mengatakan persoalan sama warga sudah selesai dan semua sudah dapat kompensasi tandas ocang.
sampai berita ini diturunkan pemilik lahan yang akan dijadikan perkebunan kurma juga durian atau yang lainnya tidak bisa ditemui karena domisilinya didaerah bekasi kata ocang lagi.

(redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish