Hendrik Hermansyah: Terkait Dugaan Mark up Data Siswa PKBM Satya Wacana dan Palsukan Data Siswa Itu Tidak Benar.

Topbogor.com- Hendri Hermansyah Mantan Ketua PKBM Satya Wancana memberikan hak jawab atas pemberitaan dan isu negatif yang selama ini di hembuskan kepada PKBM Satya Wancana beberapa tahun ini.

Seperti diungkapkan Hendri terkait dugaan mark Up data siswa PKBM dan dugaan palsukan data siswa itu dibilang tidak benar.

“Saya buktikan dengan pembandingan data dari Dapodik dengan data yang di pegang oleh beberapa oknum LSM tidak singkron. Diduga data tersebut dibuat sengaja oleh oknum untuk melakukan hal negatif kepada diri saya dan Nama Lembaga Saya PKBM Satya Wancana”.

” Setelah adanya berita negatif tentang PKBM Satya Wancana, saya dipanggil pihak Disdik untuk mengklarifikasi berita tersebut dan pihak Disdik pun sudah mengecek data yang dipermasalahkan dengan data asli ternyata tidak sama”.

“Terlepas itu pada tahun 2019 Auditsus BPK turun kelapangan selama 2 minggu untuk mengaudit semua program yang menyangkut anggaran PKBM Satya Wancana, Allhamdulilah tidak ada temuan oleh BPK.

Perlu diketahui bersama bahwa data masyarakat ( Siswa ) tidak mudah untuk dimasukan kepada sistiem pendidikan ( Dapodik), untuk mengikuti Program Packet A, B dan C, ada beberapa tahap, pertama pendaftaran, proses belajar dan mengikuti Ujian Akhir baru mendapatkan Ijasah Kesetaraan”.

“Dalam proses pendaftaran, calon siswa harus melampirkan Ijsah pertama, KTP dan Kartu Keluarga, serta tandatangan murid dan orang tua baru data tersebut masuk kepada data Dapodik.

Sumber. Feri ( humas )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish