Pengaspalan Desa Wangun Jaya Diduga Rugikan Negara

Bogor.Topbogor.com. Pembangunan Hotmik jalan Desa wangun jaya kecamatan Leuwisadeng mulai tahap satu sampai tiga yang tidak transparan dikarenakan tidak adanya tertera papan anggaran telah selesai dilaksanakan namun yang disesalkan warga desa dari pihak kecamatan seakan menutup mata karena tidak adanya tindakan tegas pada kepala desa tersebut.

Biasanya, kata para pendamping desa, apabila pembangunan desa yang anggaran dari dana desa (DD) dikerjakan oleh pihak ketiga padahal anggaran belum turun dari kementrian desa (KEMENDES) ada potensi ketidak beresan atas pembangunan tersebut, terbukti di kampung lamping dan legok kadu jalan yang di hotmik sudah rusak dikarenakan ketebalan aspalnya terkesan asal jadi hanya 2cm.

Lebih mengherankan lagi pembangunan jalan tersebut yang nantinya menggunakan uang negara atau tepatnya uang Rakyat tapi bagaikan uang pribadi karena jalan kerumah atau dapat dikatakan halaman ustad Aspik turut serta diaspal, konfirmasi pada Anok wakil Asep selaku pemborong 2 minggu yang lalu mengatakan ” kami bagaimana kata lurah aja ” dan mengatakan juga bahwa pengaspalan ini dihutang nanti kalau dana desa keluar baru dibayar dan sekalligus pembayaran kasbon kades yang rencananya pinjam 200 juta tapi baru disanggupi oleh Asep baru 70 juta.

konfirmasi pada kasi pemerintahan kecamatan leuwisadeng dan mengatakan” saya tidak bisa klarivikasi karena tidak ketemu sama kades, tapi coba konfirmasi sama sekcam aja karena kemarin mulyadi kades wangun jaya sudah menghadap tapi hingga saat ini sekcam belum bisa dijumpai karena tidak berada ditempat.

(aceng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish