Penyaluran Dana Rutilahu Desa Mekarjay Rumpin Diduga Sudah Menyalahi Aturan

Bogor, TB – Penyaluran dana Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diduga kurang efektif seperti yang terjadi pada wilayah Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Dana bantuan tersebut merupakan dana bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui desa untuk masyarakat kurang mampu, (senin, 08/07/2019), sore kemari.

Saat media Topbogor.com, melakukan kunjungan kepada beberapa warga masyarakat tamilung Rt, 01/04, (AF) penerima dana Rutilahu menyampaikan, “saya menerima bantuan ini dari Pak Rt berupa barang saja, saya tidak tau jumlah uang dari desa berapa-berapa nya, semua sudah di urus sama pak Rt, jangan kan tau masalah dapet duit nya berapa, saya nanya bon belanja barang material aja ga di kasih” Ucap nya, Sambil disaksikan beberapa orang warga setempat.

Selain itu awak media pun kembali menanyakan “siapa lagi pak di wilayah ini yang mendapatkan bantuan Rutilahu..??! “(AF) pun menjawab” masih ada pak, ga jauh dari sini namanya pak Engkar, rumah nya di sebelah sana nanti tanya aja di sana, ucap nya.

Sesampainya di lokasi berikut diwilayah Rw 03,(EK) (35 thn), menjelaskan bahwa “saya hanya menerima barang aja, soal nya pak Rw langsung yang belanja, dan dia juga tidak ngasih catetan berapa-berapa nya, istri saya juga pernah nanya sama pa Rw mengenai bon nya tapi dia jawab nya gitu, Buat apa sih cuman bon doang, Ucap nya.

Dikonfirmasi kepada Rt setempat (pd) menyampaikan “saya tidak tau apa-apa tentang penyaluran dana tersebut, jangankan nominal uang nya, barang yang dibelipun saya tidak tau, sejujur nya saya mah tidak tau apa-apa jangan kan maslah dana, kabar aja tidak ada, ucap nya.

Saat sekertaris desa (sekdes) dihubungi, terkait pembangunan Rutilahu , (Ad) menyampaikan, ” pembangunan di wilayah Desa sini ada 12 Unit rumah, mungkin sebagian ada yang sudah selesai ada juga yang belum selesai karna saya tidak tau pasti ada bagian nya, namun untuk pembangunan rumah Engkar, nanti saya tanyakan”, ucap nya, pada saat di tanyakan ” bagai mana jika ada dana rutilahu ini, ada yang dibawah 5 jt, (Ad) menjawab “kalo seperti itu mah jangan, nanti saya tanyakan dulu deh ya” ucap nya.

Dalam hal ini Kepala Desa mekarjaya Cecep, mengungkap kan, bahwa memang seluruh biaya pembangunan ini dikelola langsung oleh pihak desa serta diawasi langsung oleh pihak kami dan masyarakat hanya diberikan berupa barang material saja, adapun mengenai nominal yang tidak sesuai karna memang kemarin saat datang kelokasi pekerjaan belum benar-benar selesai maka wajar jika ada kesalah pahaman, ucap nya.
( Jn/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *