PONPES HIDAYATUL ZAMZAMI, Niat Tulus Yang Tidak Berjalan Mulus

topbogor.Com, Bogor – Diantara ramainya GOR Keradenan dan Stasiun Kereta Cilebut, dipinggir sungai Ciliwung, tepat nya di kampung Kaumpandak Lebak, Keradenan, Kab Bogor, berdiri sebuah Pondok Pesantren, yang operasional nya cukup memprihatinkan (30/08/2018).

Dengan nama Pondok Pesantren Hidayatul Zamzami ya.. itulah nama Ponpes yang tertera di papan reklame , Pada tahun 2012, Pak Kiyai biasa warga sekitar menyebutnya dengan niat yg sangat tulus, mendirikan Pondok Pesantren Zamzami ini, demi terciptanya generasi yang berakhlakul karimah.
Beliau Adalah KH.M.Aliyudin (Pak Kiyai) sesepuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren tersebut.

Kini di usianya yang 55 tahun, sudah semakin nampak pemikiran dan tanggungjawab yang dirasa berat, demi kelangsungan Ponpes Zamzami ini (terutama para santri dan ustadz/ustadzah).
Ditemui secara terpisah, Pak Kiyai menunjukkan kelengkapan administrasi Ponpes, kondisi umum di Ponpes, serta kondisi santri.

Apa saja permasalahan yang di hadapi Ponpes Zamzami ? Sudahkah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bogor melalukan pembinaan/arahan demi kelangsungan Pondok Pesantren ini ?

Niat Tulus Pak Kyai, ternyata tidak berjalan mulus. Mungkin ungkapan ini yg cocok disematkan bagi Pak Kiyai dan Ponpes Zamzami.
Dari dialog yg dilakukan bersama Pak Kiyai dan Pimpinan Ponpes Zamzami “Ustadz Sihab”, diperoleh fakta bahwa:
Biaya pendaftaran di awal masuk Ponpes Rp. 600.000,-/santri, dan SPP sebesar Rp. 400.000,-/santri/bulan.
Dengan biaya yang seperti tersebut di atas, tidak semua santri mampu membayar biaya pendaftaran maupun SPP, dan Pak Kiyai tidak menggapnya sebagai hutang atau tunggakan. Betapa tulus niat dan mulianya nya hati Pak Kiyai.

Hanya 5% santri mampu membayar spp tiap bulan, sisanya 95% tidak mampu bayar spp. Namun dengan segala kekurangan ini, Ponpes Zamzami tetap berjalan, dan sudah bisa dipastikan tidak optimal. Bagaimana membiayai makan santri ? Bagaimana membayar gaji guru/ustadz dan operasional Ponpes lainnya ? Inilah masalah utama di Ponpes Zamzami. Sampai dengan saat ini, pemerintah kabupaten bogor dalam hal ini Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bogor, belum melakukan pembinaan, arahan, bantuan terkait operasional Ponpes Zamzami.
Sudah selayaknya masyarakat dan pemerintah membuka hati dan pikiran, untuk segera membantu Ponpes Zamzami, agar Ponpes tetap berjalan dan berkembang, ditengah kuatnya tekanan era globasisasi ini.

ASR / Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish