Sengketa Lahan Tanah Berujung Sumpah Pocong

Bogor, Topbogor.com, Berawal dari pengakuan Sanip (55) lelaki paeuh baya asal Serang Banten yang mengkalim sebidang tanah yang lokasinya disebelah Jalan Desa tepatnya di Kampung Beunying RT. 01 RW. 02 Desa Batok Kecamatan Tenjo kabupaten Bogor.

Pengakuan Sanip tersebut tidak dibenarkan oleh warga yang merasa memiliki tanah tersebut. Karena pengakuanya tidak dibenarkan oleh warga, Sani pun menantang warga yang tidak mengakui kepemilikan atas sebidang tanah tersebut dengan cara sumpah pocong diatas lahan yang disengketakan.

Persiapan sumpah pocongpun disiapkan, dari menggali tanah yang serupa menggali kubur dan persiapan lainya. Sontak berita inipun langsung menyebar di wilayah Desa Batok dan sekitarnya. Wargapun mulai berdatangan mendatangi lokasi yang akan dijadikan tempat untuk sumpah pocong pada hari Rabu 26/6/2019 pukul 13:00 WIb.

“Saya tidak setuju dengan sumpah Pocong, jangan kotori kampung kami dengan sumpah pocong yang imbasnya nanti akan ke kami juga. Ini Negara Hukum, selesaikan saja masalah model begini dengan jalur yang disediakan pemerintah yaitu jalur hukum, Semua warga kampung sini jelas menolak adanya sumpah pocong ” tutur warga masyarakat sekitar yang di lokasi kemudian diaminkan oleh semua warga yang hadir.

Mendapati lapiran warga tersebut pihak Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Batok langsung berkordinasi dengan Polsek Parung Panjang.

Mendengar laporan tetsebut Kanit Reskrim Ipda Zulukhu beserta anggotanya langsung mendatangi lokasi dan kemudian melakukan mediasi antara Sanip dan Warga yang akan bersumpah pocong,disaksikan oleh ketua RT dan warga yang hadir dilokasi .Alhasil sumpah pocongpun batal dilaksanakan. Adapun masalah kepemilikan tanah tersebut akan diselesaikan lewat jalur hukum.

(Jajang / Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *